Metode Pengawetan Yang Membuat Makanan Tahan Lama

makanan tahan lama

Issa Site – Sering bermasalah dengan makanan yang rusak maupun cepat busuk, apalagi disaat ada musibah bencana yang mengharuskan kita untuk mempunyai persediaan makanan tahan lama agar bisa dikonsumsi sedikit demi sedikit dalam waktu yang lama.

Ada beberapa metode cara dan teknik yang sering dipakai untuk mengawetkan makanan agar bisa disimpan dalam waktu yang lama dan tetap bisa dikonsumsi nantinya. Teknik ini berguna agar membuat makanan menjadi awet dan terhindar dari menjadi rusak, basi atau busuk. Beberapa teknik bahkan bisa kita coba dirumah dan tanpa memerluakan alat dan biaya yang besar.

Beberapa tehnik ini bahkan sudah dilakukan manusia sejak lama dan berabad-abad yang lalu dan intinya proses pengawetan ini bertujuan untuk menghambat mikroorganisme untuk berkembang yang mengakibatkan pembusukan pada makanan.

makanan tahan lama

Metode umum pengawetan makanan

Berikut ini ada cara umum yang sudah dilakukan manusia sejak lama untuk mengawetkan makanan agar bisa disimpan dan dimakan nantinya secara mudah. Mari kita simak baik-baik informasinya agar bisa berguna suatu saat nanti:

  1. Pengeringan, metode ini sudah lama dipakai nenek moyang kita sebelum ada industri makanan kaleng dan kemasan, yang bisa dikeringkan biasanya seperti ikan, buah tertentu, kacang-kacangan dan lain-lain.
  2. Pengasapan, cara ini juga biasa digunakan manusia sejak lama untuk mengawetkan daging seperti ikan dan daging babi juga daging lain jika memungkinkan. Bahkan rasa asap yang tertinggal menambah cita rasanya.
  3. Pendinginan, metode ini sudah termasuk modern karena membutuhkan pendingin sperti frezzer. Dan metode ini cukup bisa membuat makanan menjadi beku dan dapat disimpan dalam waktu lama.
  4. Pengasinan, metode ini biasa dipakai untuk produk olahan ikan juga ada daging dan buah. Garam memang bisa digunakan untuk menghambat mikro organisme agar tidak cepat busuk.
  5. Pemanisan, ternyata gula juga bisa mengawetkan makanan. Pengawetan dilakukan dengan cara merendam makanan dalam larutan gula, hasilnya sering disebut dengan manisan. Makanan yang sering digunakan yaitu buah-buahan.
  6. Pengasaman, juga bisa digunakan untuk mengawetkan bahan makanan. Dasar tehnik ini sebenarnya meningkatkan PH makanan supaya bakteri mati.
  7. Fermentasi, merupakan proses mengubah karbohidrat menjadi alkohol dan asam amino dengan menggunakan ragi atau fungi. Contoh fermentasi adalah tape, yoghurt, kecap dan ada juga minuman beralkohol seperti anggur.
  8. Pengalengan, proses ini terhitung modern karena memerlukan alat dan penggabungan antara tehnik kimia dan fisika yang melibatkan juga zat pengawet supaya bisa bertahan lama hingga bertahun tahun.

Penyimpanan mempengaruhi keawetan makanan

Setelah kita mengetahui cara membuat membuat makanan tahan lama maka langkah selanjutnya kita perlu untuk memperhatikan penyimpanannya agar makanan yang sudah kita awetkan tidak menjadi rusak dan bisa disimpan dalam waktu yang lama.

Pengemasan makanan supaya awet dan tahan lama biasanya harus dalam wadah tertutup dan tidak terpapar udara dalam waktu lama. Karena udara membawa bakteri yang dapat menyebabkan makanan menjadi cepat rusak. Kemasan yang sering dipakai manusia pada umumnya adalah kemasan dari bahan kaca seperti botol dan toples. Dan ada juga kemasan dari plastik yang cara pengemasannya dikedapkan dan di seal rapat sehingga udara tidak masuk.

Tentu saja setelah dikemas rapi dan rapat juga perlu memperhatikan tempat penyimpanan, diusahakan tidak lembab dan basah. Juga perlu diperhatikan agar tidak ada tikus maupun serangga untuk masuk ke tempat penyimpanan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *