Posisi Telungkup Nyangkut di Eceng Gondok Mayat Wanita Ditemukan Terapung di Sungai Musi Pelembang

Mayat wanita tanpa identitas yang ditemukan di dermaga Gudang Sumber Bangka, Kecamatan Gandus pagi ini, Selasa (24/5/2022) dibawa ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk menjalani visum. Dokter Forensik RS Bhayangkara Moh Hasan, dr Indra Nasution SpF mengatakan, tidak ada tanda tanda kekerasan yang dialami wanita malang tersebut. Diperkirakan korban meninggal kemarin dilihat dari kondisi jenazahnya.

"Tubuh korban hanya mengalami bengkak karena ditemukan mengapung di dalam air. Bisa jadi korban ini terjatuh ke air atau semacamnya, " kata Indra. Selain dari ciri ciri memakai pakaian batik dan celana hitam. Jasad wanita tersebut diperkirakan berusia antara 30 40 tahunan.

"Usianya sekitar 30 40 tahun an dan memiliki tinggi 158 cm, " katanya. Ia menambahkan identitas korban sampai saat ini belum diketahui karena tak ditemukan tanda pengenal. "Belum tahu (identitas korban). Pihak keluarga juga belum ada yang datang.

Jasad korban sekarang masih di RS Bhayangkara Moh Hasan, " ujarnya. Sebelumnya, mayat wanita tanpa identitas terapung di Sungai Musi. Warga di sekitar Jl Lettu Karim Kadir dibuat heboh dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas, mengapung di Dermaga Sumber Bangka, Gandus, Palembang, pada Selasa (24/5/2022) sekitar pukul 09:00 WIB. Saksi yang melihat mayat tersebut Mayuzir (56) warga jln Kadir TKR, 36 Ilir, Palembang mengaku saat itu tengah hendak bekerja di pabrik garam yang berada tepat di tepi Sungai Musi.

"Kami lihat ada mayat sudah terapung posisi telungkup nyangkut di eceng gondok," ujar Mayuzir. Mendapat laporan adanya penemuan mayat perempuan dari masyarakat anggota Satpolair Polrestabes Palembang mendatangi lokasi. Kanit Gakkum Satpolair Polrestabes Palembang, Iptu Cepi Amiruddin mengatakan, saat ditemukan posisi mayat dalam kondisi telungkup dan tersangkut pada eceng gondok.

"Setelah di daratan mayat kita identifikasi berjenis kelamin perempuan. Ciri cirinya menggunakan baju batik, dan celana hitam. Mayatnya juga sudah berbau busuk, namun kami belum mengetahui identitas mayat tersebut," ungkap dia. Kini mayat tanpa identitas tersebut dibawa rumah sakit Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang, untuk di identifikasi. "Mayat tersebut kita bawa ke jembatan Musi dua, untuk kita data kemudian dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Palembang," katanya.