Cara Cek CCTV Jalan Tol Trans Jawa Secara Online Melalui Aplikasi Travoy

Berikut cara cek CCTV Jalan Tol Trans Jawa secara online melalui aplikasi Travoy. Travoy merupakan aplikasi milik Jasa Margayang memudahkan pengguna mencari informasi seputar Jalan Tol. Selain itu, Travoy memiliki beberapa fitur di antaranya, mengecek CCTV, tarif tol, saldo, mencari Rest Area, dan lain lain.

Oleh karena itu, bagi pemudik yang ingin mengecek kemacetan melalui CCTV jalan tol dapat menggunakan aplikasi Travoy. Lalu bagaimana cara mengecek cctv jalan tol Trans Jawa di aplikasi Travoy? 1. Download aplikasi Travoy di Play Store atau di AppStore

2. Daftar atau login terlebih dahulu 3. Pilih menu "CCTV" 3. Ruas Tol terdekat akan ditampilkan

4. Apabila ingin mencari ruas tol yang lain, Anda bisa mencarinya di kolom pencarian. Sementra itu, Jasa Marga memprediksi puncak arus balik Lebaran 2022 menuju Jabotabek jatuh pada H+5 atau pada hari Minggu, 8 Mei 2022. Sementara prediksi untuk jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek pada hari tersebut adalah sebanyak 269.444 kendaraan.

Mengutip dari Instagram , angka prediksi tersebut merupakan kumulatif lalin yang diperkirakan menuju Jabotabek di beberapa Gerbang Tol (GT) barrier/utama di antaranya, GT Cikampek Utama & GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung), GT Cikupa (arah Merak) dan GT Ciawi (arah Puncak). Adapun kendaraan yang akan kembali menuju Jabotabek dari arah timur (Trans Jawa dan Bandung) diprediksi sebesar 64,4%. Kemudian kendaraan dari arah barat (Merak) diprediksi sebesar 21,35%.

Lalu kendaraan dari arah timur diprediksi sebesar 14,02 %. Adapun peningkatan lalu lintas juga diprediksi terjadi pada Jumat Sabtu, 6 7 Mei 2022 dengan peningkatan kendaraan yang tidak jauh dengan puncak arus balik di 8 Mei 2022. Oleh karena itu, untuk menghindari kemacetan, Jasa Marga mengimbau agar pemudik mengatur waktu perjalanan kembali ke Jabotabek sebelum 6 8 Mei 2022.

Berikut beberapa tips aman berkendara di jalan tol yang dikutip dari akun Instagram resmi 1. Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik. 2. Patuhi batas minimal dan maksimal kecepatan saat berkendara di jalan tol.

3. Upayakan tetap fokus dan konsentrasi penuh 4. Perhatikan jarak aman dengan kendaraan di depan berdasarkan kecepatan (minimal 60 meter). 5. Pahami rute jalan tol dengan baik.

6. Pastikan saldo e Toll cukup agar perjalanan lebih nyaman. Berkendara di jalan tol, harus sesuai dengan batas kecepepatan yang telah ditentukan. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. PM 111 Tahun 2015 tentang tata cara batas kecepatan.

Berikut aturan batas kecepatan dalam berkendara: 1. Paling rendah 60 (enam puluh) kilompeter per jam dalam kondisi arus bebas dan paling tinggi 100 (seratus) kilometer per jam untuk jalan bebas hambatan. 2. Paling tinggi 80 (delapan puluh) kilometer per jam untuk jalan antarkota.

3. Paling tinggi 50 (lima puluh) kilometer per jam untuk kawasan perkotaan. 4. Paling tinggi 30 (tiga puluh) kilometer per jam untuk kawasan permukiman. Sementara itu, dikutip dari , tujuan aturan kecepatan batas berkendara di Jalan Tol agar terus menjaga kendaraan tetap fokus dan mengetahui batas kecepatan maksimal saat mengendarai mobil untuk menjaga agar tidak terjadi kecelakaan, terutama di beberapa titik yang rawan kecelakaan.